sekarang kita membahas cara membuat jaringan komputer menggunakan packet tracer
dengan judul pembelajaran Web Server dengan IP Static, jaringan web server dengan IP DHCP, dan membuat jaringan access point.
untuk temen-temen yang ingin lebih dalam mempelajarinya silakan download aja materinya di bawah ini ya :)
http://www.4shared.com/office/oXWP5uPA/Jaringan_web_server_dengan_IP_.html
Minggu, 24 Maret 2013
Kamis, 14 Maret 2013
Kamis, 07 Maret 2013
Simulasi CISCO PACKET TRACER
Pada hari rabu tanggal 6 Maret 2013, saya beserta teman-teman mendapat materi baru mengenai penggunaan CISCO PACKET TRACER sebagai sarana untuk membuat simulasi jaringan komputer..pada waktu itu kami baru di ajarkan membuat simulasi jaringan point to point, jaringan topologi star dengan switch, dan jaringan topologi star dengan hub,,,,
Untuk selengkapnya kalian bisa download materinya di sini :
http://www.4shared.com/office/oCXA1Ur6/cisco_packet_tracer.html
MANEJEMEN JARKOM
Pada
hari ini adalah materi pertama untuk mata kuliaj MANAJEMEN JARINGAN
KOMPUTER, sebelum kita mengenal lebih jauh ada baiknya kita mengetahu
hal-hal berikut ini
Manajemen
Jaringan Komputer itu sendiri memiliki beberapa keuntungan yang
disesuaikan dengan standar ISO untuk manajemen jaringan, keuntungannya
antara lain:
a. Performa jaringan
b. Konfigurasi sistem
c. Manajemen terhadap gangguan
d. Keamanan jaringan logik
e. Keamanan infrastruktur jaringan fisik
Selain itu ada juga beberapa keunggulan lainnya, seperti berikut ini:
• Manajemen
Kesalahan (FaultManagement), menyediakan fasilitas yang memungkinkan
administrator jaringan untuk mengetahui kesalahan (fault) pada perangkat
yang dikelola, jaringan, dan operasi jaringan, agar dapat segera
menentukan apa penyebabnya dan dapat segera mengambil tindakan
(perbaikan). Untuk itu, manajemen kesalahan memiliki mekanisme untuk:
1. Melaporkan terjadinya kesalahan
2. Mencatat laporan kesalahan (logging)
3. Melakukan diagnosis
4. Mengoreksi kesalahan (dimungkinkan secara otomatis)
• Manajemen
Konfigurasi (Configuration Management), memonitor informasi konfigurasi
jaringan sehingga dampak dari perangkat keras atau pun lunak tertentu
dapat dikelola dengan baik. Hal tersebut dapat dilakukan dengan
kemampuan untuk inisialisasi, konfigurasi ulang, pengoperasian, dan
mematikan perangkat yang dikelola.
1. Pelaporan (Accounting), mengukur utilisasi jaringan dari pengguna atau grup tertentu untuk:
2. Menghasilkan informasi tagihan (billing)
3. Mengatur pengguna atau grup
4. Membantu dalam menjaga performa jaringan pada level tertentu yang dapat diterima
• Manajemen
Performa (Performance Management), mengukur berbagai aspek dari
performa jaringan termasuk pengumpulan dan analisis dari data statistik
sistem sehingga dapat dikelola dan dipertahankan pada level tertentu
yang dapat diterima. Untuk itu, manajemen performa memiliki kemampuan
untuk:
1. Memperoleh utilisasi dan tingkat kesalahan dari perangkat jaringan
2. Mempertahankan performa pada level tertentu dengan memastikan prangkat memiliki kapasitas yang mencukupi
3. Manajemen
Keamanan (SecurityManagement), mengatur akses ke sumber daya jaringan
sehingga informasi tidak dapat diperoleh tanpa izin.
• akses ke sumber daya jaringan
• Memberi pemberitahuan akan adanya usaha pelanggaran dan pelanggaran keamanan
Kemudian
kita juga akan membahas Simulator Jaringan Komputer. Simulator jaringan
komputer itu sendiri merupakan suatu program yang dijadikan sebagai
simulasi konfigurasi suatu topologi jaringan yang menganut konsep-konsep
jaringan tertentu. Ada beberapa software simulator yang biasa dipakai
di keseharian kita, seperti Boson NetSim, Packet Tracer, ForceVision,
dan sebagainya.
Berikut ini adalah beberapa contoh dari Simulator Jaringan Komputer:
1. Cisco
Packet Tracer adalah sebuah simulator protocol jaringan yang
dikembangkan oleh Cisco System. Paket Tracer dapat mensimulasikan
berbagai macam protocol yg digunakan pada jaringan baik secara
realtime maupun dengan mode simulasi.
Berikut contoh sederhana penggunaan packet tracer :
a. Buka paket tracer
Gambar 5.1Packet Tracer Main Window
b. Tambahkan device dengan menggunakan panel di bagian bawah.
Gambar 5.2 Panel Device
c. Untuk menghubungkan komputer satu dengan yang lain pilihlah connection.
Gambar 5.3 Konektor
d. Susun device seperti gambar berikut.
Gambar 5.4 Skema Jaringan
e. Untuk mengatur IP, klik di salah satu komputer kemudian atur IP seperti gambar berikut.
Gambar 5.5 Konfigurasi IP PC
Lakukan hal yang sama dengan komputer lainnya dengan IP berbeda tetapi masih di network yang sama.
f. Lakukan tes koneksi dengan menggunakan perintah ping.
Gambar 5.6 Ping
2. Wireshark.
Wireshark merupakan salah satu network analysis tool, atau disebut juga
dengan protocol analysis tool atau packet sniffer.
Wireshark dapat digunakan untuk troubleshooting jaringan,
analisis, pengembangan software dan protocol, serta untuk
keperluan edukasi. Wireshark merupakan software gratis,
sebelumnya,Wireshark dikenal dengan nama Ethereal.Packet sniffer
sendiri diartikan sebagai sebuah program atau tool yang
memiliki kemampuan untuk ‘mencegat’ dan melakukan pencatatan
terhadap traffic data dalam jaringan. Selama terjadi aliran
data dalam, packet sniffer dapat menangkap protocol data
unit (PDU), melakukan dekoding serta melakukan analisis
terhadap isi paket berdasarkan spesifikasi RFC atau
spesifikasi-spesifikasi yang lain.Wireshark sebagai salah satu
packet sniffer diprogram sedemikian rupa untuk mengenali berbagai
macam protokol jaringan. Wireshark mampu menampilkan hasil
enkapsulasi dan field yang ada dalam PDU.
3. GNS3
(Graphic Network Simulator) adalah software simulasi jaringan komputer
berbasis GUI yang mirip dengan Cisco Packet Tracer. Namun pada GNS3
memungkinkan simulasi jaringan yang komplek, karena menggunakan
operating system asli dari perangkat jaringan seperti cisco dan juniper.
Sehingga kita berada kondisi lebih nyata dalam mengkonfigurasi router
langsung daripada di Cisco Packet Tracer. GNS3 adalah alat pelengkap
yang sangat baik untuk laboratorium nyata bagi network engineer,
administrator dan orang-orang yang ingin belajar untuk sertifikasi
seperti Cisco CCNA, CCNP, CCIP dan CCIE serta Juniper JNCIA, JNCIS dan
JNCIE.
Nah, itu tadi beberapa penjelasan singkat tentang Manajemen Jaringan Komputer. Semoga dapat bermanfaat buat para readers.
Sumber :
http://matuari-waya.blogspot.com/2013/02/teori-dasar-jaringan-komputer.html
http://kelasjarkom.wordpress.com/category/network-simulator-by-yoan/
http://www.info-asik.com/2012/11/manfaat-jaringan-komputer.html
http://rosmawatihr91.blogspot.com/2012/04/manajemen-jarkom.html
http://mahardika.binushacker.net/2012/10/pengenalan-software-analisa-dan.html
http://www.pdii.lipi.go.id/wp-content/uploads/2011/08/Prasetya-TP.-2010.-Pengelolaan-Sarana-Jaringan-Komputer-TI.pdf
Langganan:
Komentar (Atom)